rss

Jadwal Kuliah D3TI-1c

No. Hari Jam Ruang MataKuliah Dosen
1 SENIN 07.00-08.40 LAB VII Jar.Komp Pandan P Purwacandra, S.Kom
2 SENIN 08.50-10.30 03/02/01 KALKULUS Asro Nasiri, S.Si
3 SENIN 15.10-16.50 LAB VIII ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Dhani Ariatmanto, S.Kom
4 SELASA 15.10-16.50 03/02/03 LOGIKA INFORMATIKA Hanif Al Fatta, M.Kom
5 RABU 08.50-10.30 03/02/02 PENGANTAR JARINGAN KOMPUTER Sudarmawan, MT
6 RABU 13.20-15.00 03/02/02 BAHASA INGGRIS I Marita Nurharjanti, S.Pd
7 KAMIS 08.50-10.30 03/02/02 ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Emha Taufiq Luthfi, S.T, M.Kom
8 JUMAT 07.00-08.40 03/02/01 PENDIDIKAN AGAMA Junaidi S.Ag., M.Hum
9 JUMAT 08.50-10.30 03/02/02 MANAJEMEN UMUM Nurhayanto, SE, MBA
10 JUMAT 13.20-15.00 03/02/03 PKTI Tri Susanto S.Kom
Hai .. teman-teman!! kami Mahasiswa from STIMIK AMIKOM pengen share buat para pengunjung!

My Friends

My Friends

STIMIK AMIKOM Yogyakarta

STIMIK AMIKOM Yogyakarta

Kampus Terpadu AMIKOM

Jl. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta - Indonesia

Telp: (0274) 884201 - 207
Fax: (0274) 884208
E-Mail: amikom@amikom.ac.id

Rabu, 09 Desember 2009

Mengenal CD-ROM dan DVD-ROM

CD (Compact Disc) dan DVD (Digital Video Disc) saat ini sudah umum digunakan di seluruh dunia karena merupakan perlengkapan standar yang dapat diandalkan. CD dapat dengan mudah dibawa dan bahkan bisa untuk menyimpan data. Secara umum, pengertian CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory) adalah media untuk menyimpan data atau informasi lainnya dalam jumlah yang sangat besar (lebih dari 600 MegaByte)

. Jauh lebih besar jika kita bandingkan dengan floppy disk (1,4 MB). CD ROM dapat diakses dan dibaca di layar, atau dicetak dari komputer manapun yang memiliki CD-ROM player. CD dapat menyimpan informasi dalam berbagai bentuk, seperti: teks, gambar, presentasi, slide, audio dan video. Lalu bagaimana CD-ROM tersebut dibuat ? Untuk mengetahuinya, silahkan baca terus artikel ini...
Sejarah CD-ROM
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itulah teknologi penyimpanan pada optical disc berkembang.
Bahan pembuat CD-ROM
CD-ROM yang ada saat ini umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk.
Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa kemana-mana.
Tipe-tipe piringan CD
Piringan CD yang sering kita lihat di pasaran terbagi menjadi tiga yaitu CD-ROM, CD-R dan CD-RW. Masing-masing mempunyai karakteristik sendiri.
CD-ROM
Biasanya piringan CD-ROM berwarna perak. Proses pembuatannya adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser. Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro, yang sangat kecil sekali. Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data. Sekali tercipta lubang, maka tidak bisa ditutup lagi. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin cetakan. Alat cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip seperti itu.
Sesuai dengan namanya ROM (Read Only Memory), data di dalam CD-ROM tidak bisa dihapus sehingga CD-ROM tidak bisa dihapus atau direkam pada alat CD Writer yang biasa kita miliki.
Kualitas CD-ROM ditentukan oleh ketiga lapisan seperti pada gambar. Lapisan pemantul harus mampu memantulkan cahaya yang dipancarkan oleh sinar laser dengan sempurna sehingga informasi yang ada dilapisan data dapat terbaca dengan baik. Sementara lapisan pelindung harus kuat agar lapisan data tidak rusak karena tergores atau kotor.
CD-ROM original umumnya lebih awet daripada CD-ROM bajakan. Karena kualitas lapisan-lapisan pada CD-ROM original sangat kuat dan berkualitas di bawah standar mutu yang dapat diandalkan. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan ada pula CD-ROM bajakan yang berkualias, namun harganya tidaklah murah.
CD-R
Singkatan dari Compact Disc Recordable. Piringan ini umumnya berwarna hijau, tetapi ada yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya hampir sama dengan CD-ROM, yaitu dengan cara menaruh selembar lapisan dan plastik. Perbedaannya plastik itu belum disinari oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya. Itulah sebabnya C-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya masih kosong.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran di dalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writernya.
CD-RW
CD-RW yang merupakan singkatan dari Compact Disc Rewritable adalah sebuah jenis CD yang dapat kita isi sendiri, kemudian isinya dapat kita hapus jika diinginkan. Harga CD-RW biasanya lebih mahal daripada CD-R.

Baca Selengkapnya......

Sejarah Motherboard

Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu komponen-komponen komputer seperti seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel. Tampilannya sangat ruwet.
Karena sangat

repot menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisis beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu dinamai motherboard.
Pada pengembang awal dari motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid Technology, Elitegroup, dan DFI. Selain itu, masih ada beberapa produsen moherboard lain dari Taiwan.
Antara tahun 1980 sampai 1990, penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalammoterboard mendorong pencitraan motherboard ke dalam bentuk yang makin ekonomis. Integrasi pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot kibor, mouse, dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam motherboard.
Jika Anda perhatikan, hingga saat ini standar bentuk dari motherboard pun masih berubah-ubah. Standar awal yang pertama kali digunakan digunakan adalah PC/XT, dan dipakai IBM. Setelah itu, muncul lagi AT (Advance Technology). Setelah AT, muncul standar baru yang hingga kini masih digunakan, yaitu ATX (Advance Technology Extension). Standar ATX lalu dimodifikasi menjadi Mini ATX dan Micro ATX.
Saat ini, Intel juga mengeluarkan standar BTX (Balanced Technology Extension). Sayangnya, pasar belum tertarik untuk menggunakannya. Produsen komputer VIA juga mengeluarkan standar yang dipakainya sendiri, yaitu mini ITX.
Perubahan dalam desain dan teknologi motherboard terus berkembang. Di awal tahun 200-an, pengintegrasian diperluas. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan VGA yang langsung menempel di badannya, istilah lainnya onboard. Fitur lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa konektivitas USB, FireWire, dan LAN


Baca Selengkapnya......

Sejarah Monitor

Monitor komputer merupakan sejenis peranti persisian output yang berupaya memaparkan askara dan/atau imej, baik diam atau bergerak, yang dijanakan oleh komputer dan diproseskan oleh kad grafik.
Tedapat empat jenis Monitor, iaitu Monitor monokrom, Monitor warna, Monitor segerak berbilang,
dan Monitor ELD (Elektro Luminescent Display). Setiap Monitor mempunyai ciri-ciri dan sejarah tersendiri.
Mutu Monitor tergantung kepada beberapa faktor. Yang terutama ialah bilangan piksel yang dipaparkan oleh skrinnya; lebih banyak pikselnya, lebih tajamnya teks dan grafik yang dipaparkan.
Pada awalnya semua monitor adalah dari jenis tiub sinar katod (CRT) sama seperti yang digunakan pada tiub televisyen, namun kini monitor jenis LCD semakin digemari kerana monitor LCD menggunakan ruang yang kecil, ringan serta lebih menjimatkan tenaga elektrik berbanding monitor CRT

Istilah "mod paparan" merujuk kepada ciri-ciri paparan komputer, khususnya bilangan warna maksimum dan peleraian imej maksimum (dalam piksel lintang dan piksel lajur). Terdapatnya banyak mod paparan yang boleh di dapati dalam sistem komputer peribadi pada hari ini.
Paparan komputer peribadi yang terawal merupakan Monitor monokrom yang digunakan untuk pemproses kata dan sistem komputer berdasarkan teks pada dekad 1970-an. Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan sistem paparan Penyesuai Grafik Warna (CGA). Sistem paparan ini berupaya memberikan empat warna, dan mempunyai peleraian maksimum 320 piksels datar dan 200 piksel tegak. Walaupun CGA mencukupi untuk kegunaan permainan komputer yang mudah seperti permainan solitaire dan permainan dam, ia tidak mencukupi untuk pemprosesan kata, penerbitan atas meja ataupun penggunaan grafik yang canggih.
Pada tahun 1984, IBM memperkenalkan sistem paparan Penyesuai Grafik Tertingkat (EGA) yang dapat memberikan sehingga 16 warna yang berlainan dan peleraian sehingga 640 x 350. Ini memperbaiki kelihatannya berbanding paparan yang lebih awal, dan memungkinan pembacaan teks dengan mudah. Bagaimanapun, EGA tidak memberikan peleraian imej yang mencukupi untuk kegunaan-kegunaan tahap tinggi seperti reka bentuk grafik dan penerbitan atas meja. Mod ini kini sudah usang, walaupun ia kekadang masih boleh didapati di pemprosesan lama dan komputer peribadi di rumah kediaman.
Pada tahun 1987, IBM memperkenalkan sistem paparan Tatasusunan Grafik Video (VGA). Kini, ini telah merupakan piawai minimum yang dapat diterima untuk komputer peribadi. Peleraian maksimum tergantung kepada bilangan warna yang dipaparkan. Pengguna boleh memilih antara enam belas warna pada 640 x 480, ataupun 256 warna pada 320 x 200.
Pada tahun 1990, IBM memperkenalkan sistem paparan Tatasusunan Grafik Terluas (XGA) sebagai waris untuk paparan 8514/A. Versi yang berikut, iaitu XGS-2, memberikan peleraian 800 x 600 piksel dalam warna yang benar (16 juta warna) dan peleraian 1024 x 768 dalam 65,536 warna. Kedua-dua tahap peleraian imej ini mungkin merupakan jenis yang terpopular di kalangan individu dan perniagaan kecil pada hari ini.
Persatuan Piawai-Piawai Elektronik Video (VESA) telah mengasaskan antara muka pengaturcaraan piawai untuk paparan Tatasusunan Grafik Video Super (SVGA) yang digelarkan Sambungan BIOS VESA ("VESA BIOS Extension"). Lazimnya, paparan SVGA dapat mendukung palet sehingga 16 juta warna, tergantung kepada jumlah ingatan video yang tersedia dalam sesuatu komputer yang akan menghadkan bilangan warna yang dapat dipaparkan. Spesifikasi peleraian imej berbeza-beza. Pada umumnya, lebih besar skrin Monitor SVGA, lebih banyak piksel dapat dipaparkan secara datar dan tegak

Baca Selengkapnya......

Sejarah Perkembangan RAM/Memory

Perkembangan micro computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang harus diolah oleh PC serta tentu saja perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut.

Masih terbekas dalam ingatan kita akan perayaan 20 tahun PC yang jatuh pada bulan Agustus 2001 yang lalu, yang apabila kita cermati saat ini kita berada pada masa dimana PC telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Jika pada awal ditemukannya, PC masih dianggap sebagai barang mahal, kini hampir semua orang sudah memilikinya. Bisa dikatakan, orang yang tidak mengenal komputer akan dicap sebagai orang yang gagap teknologi.

Jika pada saat itu PC yang diotaki oleh prosessor Intel 8088 hanya mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang digunakan untuk menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing dokumen, spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan dan game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel Pentium4 mampu berlari dengan kecepatan 2GHz, bahkan baru – baru ini Intel Corp melalui ajang Intel Developer Forum-nya, telah menunjukkan demo prosessor Intel berkecepatan 3,5GHz! Suatu lompatan penemuan teknologi yang cukup fantastis.

Namun perkembangan kemampuan PC tidak selalu ditentukan oleh perkembangan prosessor semata. Masih faktor lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA, perangkat media simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang, berevolusi ke arah yang lebih baik untuk bersama – sama membangun sistem PC yang tangguh.

Untuk itulah, melalui makalah ini, penulis mencoba memberikan sedikit informasi mengenai evolusi perangkat memori pada PC. Namun sebelum melangkah pada pokok permasalahan, perlu ditegaskan terlebih dahulu ruang lingkup pembahasan makalah ini. Evolusi memori yang penulis bahas pada makalah ini hanya meliputi memori utama (main memory) jenis RAM (Random Access Memory) yang digunakan pada komputer mikro (PC).

Perkembangan kemampuan prosessor yang pesat tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai penampung data / informasi yang dibutuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai penampung hasil dari perhitungan yang dilakukan oleh prosessor, kemampuan memori dalam mengelola data tersebut sangatlah penting. Percuma saja sebuah sistem PC dengan prosessor berkecepatan tinggi apabila tidak diimbangi dengan kemampuan memori yang sepadan.

Ketidak tepatan perpaduan kemampuan prosessor dengan memori dapat menyebabkan inefisiensi bagi keduanya. Katakanlah kita memiliki prosessor yang mampu mengolah arus data sebanyak 100 instruksi per detiknya, sementara kita memiliki memori dengan kemampuan menyalurkan data ke prosessor sebesar 50 instruksi per detiknya. Lalu apa yang terjadi? Sistem akan mengalami bottleneck. Prosessor harus menunggu data dari memori. Instruksi yang seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1 detik menjadi 2 detik karena kemampuan memori yang terbatas.

Apa Arti Istilah-istilah pada RAM?
Begitu banyak nama dan istilah spesifik digunakan pada RAM. Kadang dapat membingungkan. Tapi tidak jadi masalah, setelah Anda membaca penjelasan singkatnya berikut. Ini dapat dijadikan panduan, setidaknya untuk membaca spesifikasi dan memperhitungkan dengan kemampuan produk yang bersangkutan.

Speed
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.

Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.

Megahertz
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.

Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.

Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.

Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.

Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.

PC Rating
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?

Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second). Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka “2″, baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.

CAS Latency
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.

CAS Latency, atau juga sering disingkat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.

MENGENAL BAGIAN-BAGIAN RAM
Secara fisik, komponen PC yang satu ini termasuk komponen dengan ukuran yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC lainnya.

Sekilas, ia hanya berupa sebuah potongan kecil PCB, dengan beberapa tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik contact point, untuk memory berinteraksi dengan motherboard. Inilah di antaranya.

PCB (Printed Circuit Board)
Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa komponen chip memory terpasang.

PCB ini sendiri tersusun dari beberapa lapisan (layer). Pada setiap lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk mengalirkan listrik dan data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer yang digunakan pada PCB memory, akan semakin luas penampang yang tersedia dalam merancang jalur. Ini memungkinkan jarak antar jalur dan lebar jalur dapat diatur dengan lebih leluasa, dan menghindari noise interferensi antarjalur pada PCB. Dan secara keseluruhan akan membuat modul memory tersebut lebih stabil dan cepat kinerjanya. Itulah sebabnya pada beberapa iklan untuk produk memory, menekankan jumlah layer pada PCB yang digunakan modul memory produk yang bersangkutan.

Contact Point
Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat modul memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian inilah yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya, dengan harga yang lebih mahal. Sebaiknya pilihan modul memory disesuaikan dengan bahan konektor yang digunakan pada slot memory motherboard. Dua logam yang berbeda, ditambah dengan aliran listrik saat PC bekerja lebih memungkinkan terjadinya reaksi korosif.

Pada contact point, yang terdiri dari ratusan titik, dipisahkan dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi utamanya, untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory pada slot DIMM yang tersedia di motherboard. Sebagai contoh, modul DDR memiliki notch berjarak 73 mm dari salah satu ujung PCB (bagian depan). Sedangkan DDR2 memiliki notch pada jarak 71 mm dari ujung PCB. Untuk SDRAM, lebih gampang dibedakan, dengan adanya 2 notch pada contact point-nya.

DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.

Chip Packaging
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).

DIP (Dual In-Line Package)
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”. SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.

TSOP (Thin Small Outline Package)
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.

CSP (Chip Scale Package)
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.

Sejarah perkembangan RAM

1. R A M

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).

2. D R A M

Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

3. FP RAM

Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.

Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

4. EDO RAM

Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.

Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

5. SDRAM PC66

Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.

Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.

6. SDRAM PC100

Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.

Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.

Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.

8. DR DRAM

Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

9. RDRAM PC800

Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.

Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.

10. SDRAM PC133

Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.

11. SDRAM PC150

Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.

Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.

12. DDR SDRAM

Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 – 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.

13. DDR RAM

Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.

Perbedaan DDR2 dengan DDR

14. DDR2 RAM

Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.

Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.

Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.

Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.

15. DDR3 RAM

RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM

EVOLUSI MODUL

Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. Berikut penjelasan singkatnya.

1. S I M M

Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.

SIMM 30 pin berupa FPM DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.

Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa FPM DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.
2. D I M M

Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.

DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM.
3. SODIMM

Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.

SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah

4. RIMM / SORIMM

RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.

Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.

KESIMPULAN

Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar bandwidth memori.

Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu, dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat mencukupi, kini bahkan beberapa perusahaan membuat kapasitas memori sebesar 2GB dalam satu kepingnya

Baca Selengkapnya......

Hardisk dan Sejarahnya

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang

berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

hd6.jpg

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Sejarah Perkembangan Harddisk

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.
hd1.jpg
Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.
Trend Perkembangan HardDisk

Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :

a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan

Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.
b. Struktur head baca/tulis

Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

hd2.jpg

Gambar 2 Desain karakteristik kebanyakan head baca/tulis

Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.

Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).

Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :

hd3.jpg

3. Kapasitas

Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa. hd4.jpg

Gambar 3 Sistem kontrol head Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.

hd5.jpg

Teknologi Harddisk masadepan

Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.

Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.

Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;

standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas

SCSI (Small Computer Standard Interface)

Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .

SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.

RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

Pemasangan Harddisk

Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS

Proses Baca Hardisk

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

hd8.jpg

Sectors dan Tracks

Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur.

Ada ribuan sector dalam HD

1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi

hd7.jpg

Bahan Pembuat Hardisk

Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide

hd10.jpg

Mekanisme Kerja Hard Disk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 11 November 2008

ICT Kota Pinrang

ICT CENTER KOTA Pinrang
Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), atau
disebut pula telematika, serta meluasnya perkembangan

infrastruktur informasi global telah mengubah pola dan cara kegiatan bisnis, industri, perdangangan dan pemerintah. Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.Berbagai keadaan menunjukkan bahwa daerah-daerah di seluruh Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi TIK secara baik dan oleh karena itu, terancam kesenjangan digital (digital divide)Kesenjangan sarana dan prasarana TIK antara kota dan pedesaan, juga memperlebar jurang perbedaan sehingga terjadi pula digital divide di dalam Negara kita sendiri.Untuk menghindari kesenjangan digital tersebut di Indonesia perlu melakukan terobosan sehingga secara efektif dapat mempercepat pendayagunaan TIK untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa yang merupakan landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya......

Pengertian IrDa

IrDA spesifikasi teknis dan catatan



Welcome to the Public library of IrDA Standard Specifications. Selamat datang ke perpustakaan umum dari Spesifikasi Standar IrDA.
All specifications are available for immediate download. Semua spesifikasi yang tersedia untuk men-download langsung. The specifications are grouped by profile. Spesifikasi yang dikelompokkan oleh profil. Specifications are in PDF format so Adobe Acrobat is required to read the files. Spesifikasi ini dalam format PDF sehingga diperlukan Adobe Acrobat untuk membaca file. Specifications are free for IrDA Members. Spesifikasi ini bebas untuk IrDA Anggota. Members should access the specifications through the Members page. Anggota harus mengakses melalui spesifikasi Anggota halaman.


Once the set of specifications are selected and the files downloaded, the session is complete. Setelah menetapkan spesifikasi yang dipilih dan download file, acara selesai. If you need assistance, please contact Daphne@irda.org . Jika Anda perlu bantuan, silahkan hubungi Daphne@irda.org.

NOTE: IrDA recently updated the IrDA Protocol Test Guidelines to Version 2.1. If you have version 2.0 or lower, please CATATAN: IrDA IrDA yang baru saja diperbarui Protokol Uji Pedoman untuk Versi 2.1. Jika Anda memiliki versi 2.0 atau lebih rendah, silakan click here for the updated version . klik di sini untuk versi update.





IrDA IrSimple Connect Specifications: IrDA IrSimple Sambung Spesifikasi:

IrSimple Connect achieves faster data transmission speeds (at least 4 to 10 times faster than at present) by improving the efficiency of the current infrared IrDA protocol embedded in many mobile devices such as mobile phones. IrSimple Sambung mencapai kecepatan transmisi data lebih cepat (minimal 4 sampai 10 kali lebih cepat dibandingkan saat ini) dengan meningkatkan efisiensi saat ini inframerah IrDA protokol tertanam di banyak perangkat mobile seperti ponsel. In addition, the IrSimple protocol also maintains backward compatibility with the existing IrDA protocols. Selain itu, IrSimple protokol juga mempunyai kompatibilitas ke belakang dengan protokol yang ada IrDA. The extensive IrSimple Test Specification includes over 200 pages of test cases to help you ensure your implementation conforms to the specifications. Luas IrSimple Uji Spesifikasi mencakup lebih dari 200 halaman uji kasus untuk membantu Anda memastikan pelaksanaan diakui ke spesifikasi.


Main Features: Fitur utama:

Faster data transmission speeds (at least 4 to 10 times faster than existing protocols) Kecepatan transmisi data lebih cepat (minimal 4 sampai 10 kali lebih cepat dari yang ada protokol)
Improved efficiency of the protocol by reducing latency until a receiver/transmitter pair is ready to communicate Peningkatan efisiensi protokol dengan cara mengurangi latensi yang sampai penerima / pemancar pasangan siap untuk berkomunikasi
IrSimple can be done by adding and/or upgrading software for existing IrDA protocols IrSimple dapat dilakukan dengan menambahkan dan / atau upgrade software IrDA protokol yang ada untuk

The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size: Ukuran total:

3,630 Kb 3630 Kb



IrSimple ( Serial Infrared Sequence Managment) Protocol Version 1.0 (64 pages) IrSimple (Serial inframerah urutan Manajemen) Protokol Versi 1.0 (halaman 64)
IrSimple Profile Version 1.0.1 (32 pages) IrSimple Profil Versi 1.0.1 (32 halaman)
IrLAP IrSimple Additions Version 1.01 (65 pages) IrLAP IrSimple Penambahan Versi 1,01 (65 halaman)
IrLMP IrSimple Additions Version 1.0 (27 pages) IrLMP IrSimple Penambahan Versi 1.0 (halaman 27)
IrSimple Contents Summary Version 1.0 (2 pages) IrSimple Isi Ringkasan Versi 1.0 (2 halaman)
IrSimple Test Specifications Version 1.02 (292 pages) IrSimple Uji Spesifikasi Versi 1,02 (halaman 292)
IrSimple Qualification Report Template Version 1.0 IrSimple kualifikasi laporan template versi 1.0
IrSimple Application Note: Exchange Application Parameters for the IrSimple Tiny Object Exchange (11 pages) Aplikasi IrSimple Catatan: Parameter Exchange Aplikasi untuk IrSimple Tiny Pertukaran Objek (11 halaman)
IrSimple Application Note: IrSS EMAP (Embedded Meta-data format for Affixing on Picture) (7 pages) Aplikasi IrSimple Catatan: IrSS EMAP (Embedded Meta-data format untuk Affixing pada Gambar) (7 halaman)
Note: This EMAP application note was added September 2008. Catatan: ini EMAP aplikasi catatan telah ditambahkan September 2008. If you already have the IrSimple Specifications without this, you can click here to get only this application note. Jika Anda sudah memiliki IrSimple Spesifikasi tanpa ini, anda dapat klik di sini untuk mendapatkan aplikasi ini hanya catatan.
If you already have the required IrData Specifications (SIR/MIR/FIR/VFIR) and the OBEX specification, you can obtain the IrSimple specifications here by clicking on the "Buy Now" button. Jika Anda sudah memiliki diperlukan IrData Spesifikasi (SIR / MIR / FIR / VFIR) dan OBEX spesifikasi, Anda dapat memperoleh IrSimple spesifikasi di sini dengan mengklik pada "Beli Sekarang" tombol.




If you do not have the IrData Specifications (SIR/MIR/FIR/VFIR) below and the OBEX Specification below required to implement IrSimple, you can obtain the complete packaged including OBEX, IrSimple and IrData specifications at a discounted access fee here by clicking the "Buy Now" button. Jika Anda tidak memiliki IrData Spesifikasi (SIR / MIR / FIR / VFIR) di bawah ini dan OBEX Spesifikasi di bawah ini diperlukan untuk melaksanakan IrSimple, Anda bisa mendapatkan paket lengkap termasuk OBEX, IrSimple dan spesifikasi IrData di diskon biaya akses dengan mengklik di sini "Beli Sekarang" tombol.



IrDA Data Specifications (SIR/MIR/FIR/VFIR): Data Spesifikasi IrDA (SIR / MIR / FIR / VFIR):

The IrDA Data or "Classic" family of specifications provides the base on which all upper layer protocols and applications are built. Data yang IrDA atau "Classic" keluarga spesifikasi menyediakan dasar yang pada semua lapisan atas protokol dan aplikasi yang dibangun. The Data specifications are required for any IrDA-enabled devices. Data spesifikasi yang diperlukan untuk setiap IrDA-perangkat diaktifkan. Click here for detailed description . Klik di sini untuk keterangan rinci.


The following specifications are included. Total Size: 2,962 Kb Berikut spesifikasi disertakan. Ukuran Total: 2962 Kb

IrDA Physical Layer Specification v1.4 (68 pages) IrDA Fisik Layer Spesifikasi v1.4 (68 halaman)
IrDA Link Access Protocol v1.1 (128 pages) IrDA Link Access Protocol v1.1 (halaman 128)
IrDA Link Management Protocol v1.1 (96 pages) IrDA Link Management Protocol v1.1 (96 halaman)
IrDA Tiny TP v1.1 (23 pages) IrDA Tiny TP v1.1 (23 halaman)
IrDA Link Access Protocol - Fast Connect (20 pages) IrDA Link Access Protocol - Cepat Sambung (20 halaman)
IrDA Minimal Protocol Implementation, IrDA Lite (32 pages) Minimal Protokol Pelaksanaan IrDA, IrDA Lite (32 halaman)
IrDA Physical Layer Test and Measurement Guidelines v 1.2.7(57 pages) This document has been updated. If you have versions 1.2 or lower, please click here for the updated version . IrDA Fisik Layer Uji dan Pengukuran Pedoman v 1.2.7 (57 halaman) dokumen ini telah diperbarui. Jika Anda memiliki versi 1.2 atau lebih rendah, silakan klik di sini untuk versi update.
IrDA Protocol Layer Test and Measurement Guidelines v2.1 (80 pages) This document has been updated. If you have versions 2.0 or lower, please click here for the updated version . IrDA Protokol Layer Tes dan Pengukuran Pedoman v2.1 (halaman 80) Dokumen ini telah diperbarui. Jika Anda memiliki versi 2.0 atau lebih rendah, silakan klik di sini untuk versi update.
OBEX (Object Exchange) Protocol: OBEX (Pertukaran Objek) Protokol:

OBEX is a compact, efficient, binary protocol that enables a wide range of devices to exchange data in a simple and spontaneous manner. OBEX adalah yang kompak, efisien, binari protokol yang memungkinkan berbagai perangkat untuk pertukaran data dalam suatu cara sederhana dan spontan. A major use of OBEX is a “Push” or “Pull” application, allowing rapid and ubiquitous communications among portable devices or in dynamic environments. Utama penggunaan OBEX adalah "Push" atau "Tarik" aplikasi, memungkinkan cepat dan di mana-mana komunikasi antara perangkat portabel atau dalam lingkungan yang dinamis. For instance, a laptop user pushes a file to another laptop or PDA; an industrial computer pulls status and diagnostic information from a piece of factory floor machinery; a digital camera pushes its pictures into a film development kiosk, or if lost can be queried (pulled) for the electronic business card of its owner. Sebagai contoh, sebuah laptop pengguna ambik file ke laptop atau PDA; sebuah industri komputer menarik status dan diagnostik informasi dari suatu mesin pabrik lantai; kamera digital yang ambik gambar ke dalam film pembangunan kios, atau jika hilang dapat queried ( dicabut) untuk kartu nama elektronik dari pemilik. However, OBEX is not limited to quick connect transfer disconnect scenarios - it also allows sessions in which transfers take place over a period of time, maintaining the connection even when it is idle. Namun, OBEX tidak terbatas untuk cepat memutuskan sambungkan transfer skenario - ini juga memungkinkan dalam sesi transfer yang dilakukan selama periode waktu tertentu, bahkan mempertahankan koneksi bila siaga. PCs, pagers, PDAs, phones, printers, cameras, auto-tellers, information kiosks, calculators, data collection devices, watches, home electronics, industrial machinery, medical instruments, automobiles, and office equipment are all candidates for using OBEX. PC, penyeranta, PDA, telepon, printer, kamera, auto-Tellers, kios informasi, kalkulator, data perangkat, jam tangan, rumah elektronik, industri mesin, alat-alat medis, mobil, dan peralatan kantor adalah semua calon untuk menggunakan OBEX.


The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size: 1,204 Kb Ukuran total: 1204 Kb

IrDA Object Exchange (OBEX) Protocol v1.4 (101 pages) IrDA Objek Exchange (OBEX) Protokol v1.4 (halaman 101)
IrDA OBEX Test Specification (138 pages) IrDA OBEX Uji Spesifikasi (138 halaman)
Infrared Inframerah Mobile Mobile Communications (IrMC) Including iMelody: Komunikasi (IrMC) Termasuk iMelody:

The IrMC Yang IrMC standard defines easy exchange of business cards, notes, calendar items and to do lists between mobile devices. mudah menentukan standar pertukaran kartu nama, catatan, item kalender dan daftar untuk dilakukan antara perangkat mobile. It also defines call control and audio transfer between a mobile phone and Notebook PC. Ia juga mendefinisikan audio dan kontrol panggilan antara ponsel dan PC Notebook. The Test specification is also included. Uji spesifikasi yang juga disertakan.



The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size: 2,274Kb Ukuran total: 2274 Kb

IrDA Infrared Mobile Communications (IrMC) v1.1 (269 pages) IrDA Inframerah Mobile Communications (IrMC) v1.1 (halaman 269)
iMelody comes with specification (11 pages) iMelody datang dengan spesifikasi (11 halaman)
IrDA Telecom Extensions to the IMC vCard Format (16 pages) IrDA Telecom Ekstensi ke IMC Format vCard (16 halaman)
Guidelines for ULTRA Protocols (13 pages) Pedoman untuk ULTRA Protokol (halaman 13)
Infrared Universal Translator (IrUT) for High Speed Radio (74 pages) Inframerah Universal Translator (IrUT) untuk Kecepatan Tinggi Radio (74 halaman)

IrCOMM Specifications: IrCOMM Spesifikasi:

IrCOMM is the emulation of Serial and Parallel ports over the IrLMP/IrLAP protocol stack. IrCOMM adalah emulasi Serial dan port paralel melalui IrLMP / IrLAP tumpukan protokol. The motivation for IrCOMM comes from the many printing and communication applications which use standard communication APIs to talk to other devices via serial and parallel ports. Motivasi untuk IrCOMM berasal dari banyak cetak dan aplikasi komunikasi yang menggunakan standar komunikasi API untuk berbicara dengan perangkat lain melalui serial dan port paralel. By making IrDA protocols accessible via these APIs, many existing applications including printing can run over an IrDA infrared link without change. Dengan membuat IrDA protokol ini dapat diakses melalui API, banyak aplikasi yang ada termasuk pencetakan dapat berjalan melalui IrDA inframerah link tanpa perubahan. IrCOMM emulates RS-232 (EIA/TIA-232-E) serial ports, and Centronics parallel ports like those found on most personal computers. IrCOMM emulates RS-232 (EIA/TIA-232-E) port serial, paralel dan Centronics pelabuhan seperti yang ditemukan pada kebanyakan komputer pribadi.


The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size: 420 Kb. Ukuran total: 420 Kb.


IrDA Infrared Communications Protocol (IrCOMM) v1.0 (26 pages) IrDA Inframerah Komunikasi Protocol (IrCOMM) v1.0 (26 halaman)
IrDA IrComm Test Guidelines v1.0 (98 pages) IrDA IrComm Uji Pedoman v1.0 (98 halaman)
IrDA Financial Messaging (IrFM) Point and Pay: IrDA Pesan Keuangan (IrFM) Point dan Bayar:

The IrFM profiles have been developed to enable a digital payment system which will cut transaction costs for the merchant and the financial institutions, cut charge-back fees to merchants through the electronic warehousing of transaction receipts, and provide a simpler method of financial transaction tracking to individuals for personal and business use. IrFM profil yang telah dikembangkan untuk mengaktifkan sistem pembayaran digital yang akan memotong biaya transaksi bagi pedagang dan lembaga keuangan, memotong biaya-biaya kembali ke pedagang melalui transaksi elektronik pergudangan penerimaan, dan memberikan yang lebih sederhana metode pelacakan transaksi keuangan untuk individu untuk penggunaan pribadi dan bisnis.


Consumers today are required to manage several, often incompatible, payment and financial management systems. Konsumen hari ini diwajibkan untuk mengelola beberapa, sering tidak, pembayaran dan sistem manajemen keuangan. Paper purchase-record receipts, which are required for returns and refunds, are often thrown away or lost by both consumers and merchants. Merchants today lose over $500 million annually in charge-backs because they are unable to locate those receipts. Pembelian kertas-catatan penerimaan, yang diperlukan untuk kembali dan pengembalian dana, yang sering membuang atau hilang baik oleh konsumen dan pedagang. Merchant hari ini kehilangan lebih dari $ 500 juta per tahun dalam biaya-punggung karena mereka tidak dapat menemukan orang-tanda terima. In North America, paper checks make up over 70% of transactions at the Point of Di Amerika Utara, kertas membuat pemeriksaan atas lebih dari 70% dari transaksi di Point of Sale Penjualan (POS). (POS). Studies indicate that paper check handling costs run between $2.00 and $3.00 per check with approximately 50% going to merchant check costs and 15% to verification, authorization, fraud, and bank statements. Studi menunjukkan bahwa kertas memeriksa biaya penanganan berjalan antara $ 2.00 dan $ 3,00 per dengan memeriksa sekitar 50% untuk pedagang memeriksa biaya dan 15% untuk verifikasi, otorisasi, penipuan, dan laporan bank. There are also potential cost savings by eliminating the issuance of magnetic strip credit cards and their replacement cost due to expiration, theft, loss and wear. Ada juga potensial dengan mengurangi biaya penerbitan strip magnetik kartu kredit dan penggantian biaya karena kadaluarsa, pencurian, kehilangan dan pakaian. Overall costs will go down with the use of wireless payment systems, which will benefit merchants and consumers. Secara keseluruhan biaya akan turun dengan menggunakan sistem pembayaran nirkabel, yang akan mendapat manfaat pedagang dan konsumen.


Applications include mass transit, vending and retail sales. Aplikasi massa termasuk transit, Vending dan penjualan ritel. The extensive test specification is also included. Luas spesifikasi adalah tes juga disertakan.


The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size: 2,538 Kb. Ukuran total: 2538 Kb.

IrDA Financial Messaging (IrFM) Point and Pay (153 pages) IrDA Pesan Keuangan (IrFM) Point dan Bayar (153 halaman)
IrDA IrFM IrVoucher Profile (36 pages) IrDA IrFM IrVoucher Profil (halaman 36)
IrDA IrFM Test Specification v1.0 (126 pages) IrDA IrFM Uji Spesifikasi v1.0 (halaman 126)
IrWW Specifications: IrWW Spesifikasi:



IrWW (IrDA for Wrist Watches) provides time-based data communication scheme for a wristwatch by using IrDA Communication Standards . IrWW (IrDA untuk Wrist Jam Tangan) menyediakan waktu-skema berbasis komunikasi data untuk sebuah jam tangan dengan menggunakan IrDA Komunikasi Standar.

The following specification is included. Berikut ini adalah spesifikasi disertakan. Total Size:1,508 Kb. Ukuran total: 1508 Kb.


IrDA Infrared for Wrist Watches (IrWW) v1.0 (212 pages) IrDA inframerah untuk Wrist Jam Tangan (IrWW) v1.0 (212 halaman)
Ir TranP Specification: Ir TranP Spesifikasi:

IrTranP is an image transfer specification for digital cameras. IrTranP adalah spesifikasi untuk mentransfer gambar kamera digital. IrTranP includes a binary file transfer protocol and a simple command execute protocol to transfer a Uni Picture Format (UPF). IrTranP termasuk binari protokol transfer file sederhana dan menjalankan perintah protokol untuk mentransfer Dki Gambar Format (UPF).


The following specification is included. Berikut ini adalah spesifikasi disertakan. Total Size: 240 Kb. Ukuran total: 240 Kb.

IrDA Infrared Transfer Picture Specification v1.0 (76 pages) IrDA Inframerah Transfer Gambar Spesifikasi v1.0 (76 halaman)
IrDA Command and Control Specification: IrDA dan Pengendalian Spesifikasi:

IrDA Control technology is a command and control architecture for infrared communication that allows cordless peripherals, such as keyboards, mice, game pads, joysticks, and remote control units, to interact with many types of intelligent Host devices. Kontrol teknologi IrDA adalah perintah dan kontrol arsitektur inframerah untuk komunikasi tanpa kawat listrik yang memungkinkan periferal, seperti keyboard, mouse, permainan pads, joysticks, dan unit remote control, untuk berinteraksi dengan berbagai jenis perangkat cerdas Host.


IrDA Control is applicable to a wide range of applications, including: IrDA adalah berlaku untuk berbagai aplikasi, termasuk:

Control of PC and TV systems Kontrol dari PC dan sistem TV
Control of home appliances Pengendalian peralatan rumah
Communication between PC class devices and consumer appliances Komunikasi antara PC dan perangkat konsumen kelas perasaan
This document describes the IrDA Control protocol specification for the following communication layers: Dokumen ini menggambarkan spesifikasi IrDA Kontrol protokol untuk komunikasi lapisan berikut:

PHY (Physical) PHY (fisik)
MAC (Media Access Control) MAC (Media Access Control)
LLC (Logical Link Control) LLC (Logical Link Control)
T T he following specification is included. dia berikut spesifikasi disertakan. Total Size: 592 Kb Ukuran total: 592 Kb

IrDA Control Specification v1.0 (97 pages) IrDA Control Spesifikasi v1.0 (97 halaman)

IrDA Point and Shoot Profile and Test Specification: IrDA Point dan pucuk Profil dan Uji Spesifikasi:


The IrDA Point and Shoot Usage Model is based on IrDA-Data Specifications. Poin yang IrDA dan pucuk Penggunaan Model ini berdasarkan data-IrDA Spesifikasi. It is recommended for high speed, short range, line of sight, point-to-point wireless data transfer and is targeted at the Fast Infrared Data (FIR) 4 Mbps components. Dianjurkan untuk kecepatan tinggi, jarak dekat, saling berhadapan, titik-titik untuk-transfer data nirkabel dan ditujukan Cepat Inframerah Data (Fir) 4 komponen Mbps. The model applies to IrDA 1.0 Serial Infrared Data (SIR), Fast Infrared Data (FIR) 4 Mbps and Very Fast Infrared (VFIR). Berlaku untuk model 1,0 Serial IrDA Inframerah Data (SIR), Cepat Inframerah Data (Fir) 4 Mbps dan Sangat Cepat inframerah (VFIR). This model is useful to over 500 million electronic devices including desktop, notebook and palm computers, printers, digital cameras, public phones/kiosks, cellular phones, pagers and other mobile devices. Model ini berguna untuk lebih dari 500 juta perangkat elektronik termasuk desktop, notebook dan sawit komputer, printer, kamera digital, telepon umum / kios, selular telepon, dan perangkat mobile lainnya.


The focus of this Usage Model is on the user’s experience. Fokus Penggunaan Model ini adalah pada pengalaman pengguna. Many data exchange operations can be reduced to simple object push events, such as printing, faxing, business card exchange, image transfer, and file transfer. Banyak pertukaran data operasi dapat dikurangi menjadi acara sederhana push objek, seperti pencetakan, Faxing, pertukaran kartu nama, mentransfer gambar, dan transfer file. The Point and Shoot Usage Model is the universal way to move data objects between IrDA-enabled devices. The Point dan pucuk Penggunaan Model universal adalah cara untuk memindahkan data antara objek-IrDA perangkat diaktifkan. The key to universal object exchange is support for standard object types (for example, vCard, JPEG (Exif), and text). Tombol universal untuk pertukaran objek adalah dukungan untuk standar jenis objek (misalnya, vCard, JPEG (Exif), dan teks). Almost all IrDA devices will support this capability including PCs, printers, PDAs, cameras, phones, watches, pagers, storage devices, and kiosks. Hampir semua IrDA perangkat ini akan mendukung kemampuan termasuk PC, printer, PDA, kamera, telepon, jam tangan, penyeranta, perangkat penyimpanan, dan kios.


The following specifications are included. Berikut spesifikasi disertakan. Total Size:147 Kb. Ukuran total: 147 Kb.

IrDA Point and Shoot Profile v1.1 (37 pages) IrDA Point dan pucuk Profil v1.1 (37 halaman)
Point and Shoot Test Specification v1.0 (8 pages) Point dan pucuk Uji Spesifikasi v1.0 (halaman 8)
Other IrDA Technical Specifications: IrDA spesifikasi teknis lain:
T T he following specifications are individually available. dia berikut adalah spesifikasi individual tersedia.

You may download any or all of them. Anda dapat men-download salah satu atau semua dari mereka.

IrDA Bluetooth Discovery Application Note (6 pages) Aplikasi Bluetooth IrDA Discovery Catatan (halaman 6)
IrDA Adapter Application and Profile and Test Specification v1.0 (12 pages) Adapter IrDA Aplikasi dan Profil dan Uji Spesifikasi v1.0 (12 halaman)
IrDA Dongle Interface Specifications v1.2 (15 pages) IrDA Dongle Antarmuka Spesifikasi v1.2 (15 halaman)
IrDA Local Area Network Access - IrDA akses jaringan area lokal -- Extensions for Link Management Protocol v1.0 (47 pages) Ekstensi Untuk Link Manajemen Protokol v1.0 (47 halaman)
IrDA Plug and Play - Extensions to IrLMP v1.1 (13 pages) IrDA Plug dan Play - Ekstensi untuk IrLMP v1.1 (13 halaman)
IrDA Serial Interface for Transceivers v1.0b (23 pages) IrDA Serial Interface untuk transceivers v1.0b (23 halaman)
IrDA Serial Port Profile, IrMODEM Profile and Test Specification v1.0 (30 pages) IrDA Port Serial, Profil Profil IrMODEM dan Uji Spesifikasi v1.0 (30 halaman)



Baca Selengkapnya......

Rabu, 17 September 2008

ICT Center Kota Parepare



ICT CENTER KOTA PAREPARE
Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), atau disebut pula telematika, serta meluasnya perkembangan

infrastruktur informasi global telah mengubah pola dan cara kegiatan bisnis, industri, perdangangan dan pemerintah. Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.Berbagai keadaan menunjukkan bahwa daerah-daerah di seluruh Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi TIK secara baik dan oleh karena itu, terancam kesenjangan digital (digital divide)Kesenjangan sarana dan prasarana TIK antara kota dan pedesaan, juga memperlebar jurang perbedaan sehingga terjadi pula digital divide di dalam Negara kita sendiri.Untuk menghindari kesenjangan digital tersebut di Indonesia perlu melakukan terobosan sehingga secara efektif dapat mempercepat pendayagunaan TIK untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa yang merupakan landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan. Di dalam hal ini pemerintah daerah perlu secara proaktif dan dengan komitmen nasional, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatkan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan teknologi telematika secara sistematik. Demikian juga agar tidak terjadi kesenjangan mutu pendidikan antar daerah maka pemanfaatan teknologi informasi perlu dibangun Client ICT Center pada setiap sekolah-sekolah di Kota Parepare secara efektif. Pembangunan ini perlu dukungan dari berbagai pihak, antara lain pemerintah pusat, pemerintah daerah serta lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan Kota Parepare.B. VisiSejalan dengan Visi SMK Amsir 1 Parepare dan Visi Kota Parepare sebagai kota pendiidkan,maka ICT Center Kota Parepare akan berfungsi sebagai Pusat Pendidikan dan PelatihanGuru Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPPG-TIK) serta civitas pendidikan KotaParepare.C. MisiMisi ICT Center Kota Parepare adalah mendukung konsep Broad Based Education (BBE)sebagaimana yang diterjemahkan ke dalam kurikulum (Life Skiil) 2004 melalui pendidikandan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi guru-guru lembaga pendidikan dasardan menengah di Kota Parepare dan sekitarnya.D. Tujuan Kegiatan pengembangan ICT Center dan TV Edukasi1. Pengembangan pada setiap client ICT Center di Kota Parepare agar hubungan dengan jardiknas cepat dan lancar.2. Memasang perangkat jaringan pada seluruh client ICT Center Kota Parepare agar seluruh konten pemelajaran yang ada pada ICT Center dapat diaccess melalui jaringan comput menggunakan koneksi kabel terestial dan wireless

Baca yang lain
Dampak dari Pergaulan Bebas
Remaja Masa Kini
Sejarah Islam
Menambah Emoticon di Shoutbox
Trik kunci Folder
Petunjuk Online
Dynamic Text
Cara-cara Mengganti Icon Pada Address Bar
Cara Mengganti Tanggal Posting dg Icon Calender
Cara Membuat Kotak Link Exchange
Cara Menampilkan Status Off/Online Yahoo Messenger
Mengganti Tanggal Posting Menjadi Icon Kalender
Cara Membuat Readmore (Baca Selengkapnya) Versi 1
Tutorial Komputer dan Jaringan
Apa itu ilmu komputer ??

Gelar Pelatihan Simantap
ICT Center Targetkan 200 Guru SMK Jadi SysAdmin

Jakarta - Seratus lokasi akan dikembangkan sebagai backbone komunikasi antar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pulau Jawa. Untuk memenuhi target itu, ICT Center Jakarta menggelar pelatihan Simantap. Mantap gak ya?

Pelatihan Sistem Informasi Manajemen SMK Satu Atap (Simantap) memberikan kemampuan pada guru-guru SMK untuk menjadi System Administrator (SysAdmin) ICT Center di masing-masing sekolah di Kabupaten/Kota asal mereka. Setiap ICT Center minimal akan terdiri dari ICT Training Center, Wide Area Network (dengan Wi-Fi) dan Software Development.

Demikian disampakan Bona Simanjuntak, Koordinator ICT Center Jakarta, kepada detikinet Kamis (29/9/2005). Dimulai sejak 19 September 2005, pelatihan itu akan dilakukan dalam 10 gelombang dengan total 200 peserta. "Jadi ada 200 Guru akan jadi SysAdmin," Bona menambahkan.

Pelatihan ini menurut Bona didukung penuh oleh Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional. "Target ke depannya adalah muncul banyak bisnis model yang akhirnya akan membangun jiwa-jiwa entrepreneurship dari sekolah yang menjadi unit produksi untuk sekolahnya," tutur Bona.

Materi mencakup Pelatihan System Administrator Jaringan untuk Wide Area Network, Pelatihan Bisnis Model ICT Center, hingga Streaming Radio dan Televisi. Setiap pelatihan akan memakan waktu kurang lebih dua pekan


Baca Selengkapnya......

Selasa, 16 September 2008

Trik kunci Folder


mau bagi2 pengetahuan aja nih..
pertama buka NEW TEXT DOCUMENT ato NOTEPAD
trs isi dngn :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:@ECHO OFF
titipan kunci folder
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Serius nich mau Kunci ??(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Foldernya dah terkunci
goto End
:UNLOCK
echo Eiittt masukkan pasword dulu
set/p "pass=>"
if NOT %pass%== titipan goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Foldernya berhasil di buat
goto End
:End
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

setelah itu SAVE AS dengan nama Kunci.bat
bis itu klik Kunci.batnya
trs akan muncul folder dengan nama Locked
nah,,u bisa taro tuh file di situ..
klo dah selesai klik lagi Kunci.batnya n tekan y klo mau ngunci.
n klo u mau buka folder itu lagi harus pake Pass..
n pas yg di atas "titipan", bisa u ganti2 kok pasnya..u liat2 ada codenya..


Baca yang lain
Dampak dari Pergaulan Bebas
Remaja Masa Kini
Sejarah Islam
Menambah Emoticon di Shoutbox
Trik kunci Folder
Petunjuk Online
Dynamic Text
Cara-cara Mengganti Icon Pada Address Bar
Cara Mengganti Tanggal Posting dg Icon Calender
Cara Membuat Kotak Link Exchange
Cara Menampilkan Status Off/Online Yahoo Messenger
Mengganti Tanggal Posting Menjadi Icon Kalender
Cara Membuat Readmore (Baca Selengkapnya) Versi 1
Tutorial Komputer dan Jaringan
Apa itu ilmu komputer ??
Baca Selengkapnya......

Jumat, 12 September 2008

Dynamic Text

Lawan dari static text atau yang lebih kita kenal dengan istilah teks berjalan ini,
Lawan dari static text atau yang lebih kita kenal dengan istilah teks berjalan ini, akan menjadikan blog anda tampil lebih menarik. Anda bisa menerapkan:
Tulisan anda

Baca yang lain
Dampak dari Pergaulan Bebas
Remaja Masa Kini
Sejarah Islam
Menambah Emoticon di Shoutbox
Trik kunci Folder
Petunjuk Online
Dynamic Text
Cara-cara Mengganti Icon Pada Address Bar
Cara Mengganti Tanggal Posting dg Icon Calender
Cara Membuat Kotak Link Exchange
Cara Menampilkan Status Off/Online Yahoo Messenger
Mengganti Tanggal Posting Menjadi Icon Kalender
Cara Membuat Readmore (Baca Selengkapnya) Versi 1
Tutorial Komputer dan Jaringan
Apa itu ilmu komputer ??
Baca Selengkapnya......
Terima kasih telah mengunjungi Blog kami arsyad3tkj.blogspot.com. Jadikan blog ini sebagai referensi tutorial blog anda dan anda dapat mengunjungi situs alternatif kami amikom.ac.id dengan mengklik di sini.